Di umur yang sudah 37 ini, udah ada dua anak gadis yang lagi fase menguji kesabaran mamanya, aku pengen lebih legowo.
Legowo untuk sadar bahwa fokusku adalah Abel dan Adya sekarang.
Mungkin masih banyak keinginan2 aku yang belum terpenuhi, tapi hidupku buat anak2 gadisku.
Fase rebel ini akan berlalu.
Rutinitasku membosankan.
Ngurus rumah, printilan bocil, masak ala ala, antar jemput sekolah dan les Senin sampe Minggu, jalan2 sekeluarga, ngurus suami, kerja dan begitulah diulang.
Aku rindu teman2ku. Itu pasti.
Tapi aku juga berusaha lebih legowo kalau fase haha hihi kayak dulu mungkin agak susah terulang lagi. Setiap orang punya fokus dan kesibukan masing2. Aku tetap ada..tapi mereka belum tentu.
Jadi sudahlah..
Akan ada nanti waktunya lagi.
Hidupku sekarang buat anak2 gadisku.
Walaupun aku dikenal ibu peri di luaran, aku tetap bisa jadi nenek sihir kalau lagi marah. Hahahhahaha.
Intinya aku mau anak2 aku tumbuh sehat bahagia, ga kekurangan apapun, dan bisa jadi apapun.
Faseku mungkin udah berlalu.
Aku tetap mau belajar hal baru. Tetap mau punya circle di luar rumah, tetap mau jadi Nuria yang dulu.
Tapi aku tetap harus sadar.
Abel Adya belum bisa kulepas sendiri.
Fokusku adalah kebahagiaan anak2 aku.
Walaupun ada fase ingin menyerah karena mereka menguji kesabaran, tapi hidupku memang buat mereka.
Ketika dulu sering pikiran buruk berseliweran di kepala, ketika dulu pernah ada keinginan untuk pergi saja, yang menghalangiku adalah:
"Kalau aku mati, Abel Adya akan sama siapa?"
Doaku adalah semoga aku akan selalu jadi rumah buat anak2ku.
Bisa lihat mereka tumbuh dan berkembang sampai mereka bisa berdiri di kakinya sendiri.
Jangan ada lagi pikiran aneh2..
Karena yakinlah tidak akan ada yang sayang anak2 aku seperti aku sayang mereka.
Comments
Post a Comment