A super late post from our short holiday.
It's Lagoi. The resort placed in Bintan, near tanjung pinang.
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Comments
Popular posts from this blog
Sewaktu H-1 sebelum akad nikah, malamnya aku ada acara Malam Bainai. Di prosesi itu aku ada semacam sungkem minta ijin ke mama-papa lah sebelum besoknya jadi istri orang 😋. Aku ingat banget kata-kata yang aku bilang ke mama-papa. "Mama dan papa ga akan kehilangan anak, tapi akan ketambahan satu anak lagi." Dan sampai 12 tahun setelah malam itu, aku bisa buktikan ke mama, kalau dari keempat menantu mama, mama akan selalu bisa mengandalkan suami aku untuk apapun. Karena dengan aku menikah sama Bg Andri, aku janjiin mama akan ketambahan 1 anak lagi. Duluuuu banget aku pacaran backstreet sama Bg Andri karna mama ga setuju. Tapi ya pada akhirnya terbukti sendiri aja sih seiring berjalannya waktu. Dan semoga selama Papa hidup, Papa bisa liat anak gadisnya baik2 saja. Mbak baik-baik aja, pa.. tenang aja.. Ini bukan tentang kapan kita nikah, karena nikah bukan perlombaan. Ini tentang dengan siapa kita menikah. Ga ada yang bisa menjamin suamiku akan terus begini ke depannya. Ga bisa ...
Today I realize that I don't need to be a hero. Do not need to speak up. Just be quiet and do my own. Sok dibilang paling berjasa pulak. Kalau mau bragging mah aku emang lebih banyak berjasa pas papa sakit. Siapa coba yang bersihin pup papa selama papa 7 bulan tirah baring di rumah? Pagi sebelum pergi kerja mandiin dan bersihin pup, lanjut sore bersihin pup papa lagi. Weekend lebih banyak di rumah ga jalan2 karna harus stand by. Waktu papa koma di RS juga bolak balik jaga malam. Okelah kalau jaga malam giliran. Tapi weekend ku ga ada lagi jalan2. Selalu lebih banyak aku pas weekend. Besoknya harus ngejar apel pagi pontang panting ke Puskesmas. Memang waktu itu aku ga mampu secara materi karna suami masih sekolah lagi, tapi aku ganti dengan tenaga dan waktu. Kalau hitungan berjasa adalah kasih uang.. oke aku kalah. Waktu mama sakit juga aku dan ope lebih banyak stand by jagain. Mau dibilang hitung2an sok paling berjasa ya nyatanya emang tenaga dan waktu aku kulebihkan ke sana. Tapi ...
Di tengah gempuran AI, kayaknya kita emang harus lebih selektif ya pakainya. Kuakui AI bantu aku banget selama kuliah ini. Karena suka dar der dor tiba2 tugas, buat banyak artikel, jadi dengan dibantu AI emang memperingan kerjaan aku sih. Tapi.. Kayaknya emang harus selektif. Aku jadi manja. Aku jadi malas baca. Aku jadi menggampangkan. Harusnya AI emang bantu kita tapi kita jangan ketergantungan kali. Jangan dikit2 AI. Otak kita mandek. Seharusnya ya manusia harus lebih smart dibanding AI. Jangan percaya mentah2. Jangan copas bulat2. Pelajaran aja buat aku sih. Apalagi aku suka nulis. Banyak banget sekarang orang nulis bermodalkan AI. Tinggal masukin prompt yang kita mau dan tadaaaa..jadilah cerpen. Segampang itu. Makanya aku tetap mau nulis. Aku tetap punya diary digital. Tetap berusaha nulis apapun biar ga gampang percaya AI. Untuk tugas kuliah aku masih mau pakai kok. Tapi ya tetap selektif. Tetap banyak baca. PR banget buat aku yang suka kebut semalam ngerjain tugas abistu copas m...
Comments
Post a Comment