Kadang, ga semua yang kita mau bisa kita dapatkan. Kadang, apa yang kita harapkan ga mungkin jadi kenyataan. Kadang, hidup emang berjalan tidak sesuai yang kita rencanakan. Inginnya sama-sama terus. Inginnya ga ada yang berubah. Aku rindu. Tapi aku tau diri.
Sewaktu H-1 sebelum akad nikah, malamnya aku ada acara Malam Bainai. Di prosesi itu aku ada semacam sungkem minta ijin ke mama-papa lah sebelum besoknya jadi istri orang 😋. Aku ingat banget kata-kata yang aku bilang ke mama-papa. "Mama dan papa ga akan kehilangan anak, tapi akan ketambahan satu anak lagi." Dan sampai 12 tahun setelah malam itu, aku bisa buktikan ke mama, kalau dari keempat menantu mama, mama akan selalu bisa mengandalkan suami aku untuk apapun. Karena dengan aku menikah sama Bg Andri, aku janjiin mama akan ketambahan 1 anak lagi. Duluuuu banget aku pacaran backstreet sama Bg Andri karna mama ga setuju. Tapi ya pada akhirnya terbukti sendiri aja sih seiring berjalannya waktu. Dan semoga selama Papa hidup, Papa bisa liat anak gadisnya baik2 saja. Mbak baik-baik aja, pa.. tenang aja.. Ini bukan tentang kapan kita nikah, karena nikah bukan perlombaan. Ini tentang dengan siapa kita menikah. Ga ada yang bisa menjamin suamiku akan terus begini ke depannya. Ga bisa ...
Having a long distance with your love one is hard. Especially during this pandemic COVID-19, when going outside is risky enough, when you know you can not see him every single day. Not sure whether he is alright or not, just wishing all the best for him. But I am sure, we can get through this condition. I can do it. The tech help us a lot. Video call, easy texting via whatsapp, can ease the loneliness. Hello again, LDM..
Comments
Post a Comment